Kembali ke homepage

Peningkatan Kapasitas

Ketua PMI Kab. Boyolali, Cahyo Sumarso, mengukuhkan anggota baru KSR yang telah melalui tahapan latihan dasar, kemarin.

BOYOLALI , – Para sukarelawan PMI yang tergabung dalam Korps Sukarela (KSR) dituntut lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun saat bertugas dalam kondisi darurat kemanusiaan dan bencana. Penegasan itu disampaikan Ketua PMI Kab Boyolali, Ir. Cahyo Sumarso, saat melantik dan mengukuhkan anggota baru Korps Sukarela PMI sekaligus menutup rangkaian pendidikan dan latihan dasar anggota KSR baru angjatan 8 PMI Kab Boyolali di Aula PMI Kab Boyolali dilanjutkan Diklat lapangan di Area Tikungan Cinta (TC) Sebagai tempat pengukuhannya, Senin (17/3). ”Selamat bergabung di keluarga besar PMI Kab Boyolali. Saya berharap seluruh relawan mampu memanfaatkan seluruh ilmu yang didapat selama pelatihan dan bertugas secara professional untuk kemanusiaan,” ujarnya. Ditambahkan, respons, ketajaman pikiran, sinkronisasi serta totalitas pengabdian dalam kesiapsiagaan harus selalu dijaga sehingga kualitas pelayanan menjadi prioritas. Hal itu akan membuat PMI semakin dicintai oleh masyarakat karena selalu ada di saat masyarakat membutuhkan. Ketua pantia kegiatan, M Arief iksanudin, mengemukakan, rangkaian pendidikan dan pelatihan dasar KSR tahun ini diikuti oleh 40 peserta. Pelatihan ditutup dengan simulasi penanganan tanggap darurat bencana selama 3 hari. ”Dalam simulasi ini seluruh materi yang diberikan dipraktekkan dan ditambahkan beberapa kasus yang biasanya terjadi saat tanggap darurat bencana alam. Ini penting karena wilayah Boyolali tergolong rawan bencana alam,” paparnya. Pelibatan masyarakat sekitar juga menjadi bumbu menarik dan membuat suasana simulasi menjadi lebih hidup seperti kejadian sebenarnya.

(humaspmikabboyolali)